Metode Pelaksanaan Rangka Atap dan Atap - SARANA MANDIRI PERKASA
  • Call / Whatsapp085777383077
  • Email : bisnis@saranakontraktor.com

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Atap dan Atap

Sarana Mandiri Perkasa – “Metode Pelaksanaan Pekerjaan Rangka Atap dan Atap” 

 

Bagian ini mencakup segala sesuatu yang dibutuhkan untuk pekerjaan konstruksi rangka atap sesuai dengan gambar dan spesifikasi. berikut Penutup Atap Atap menggunakan Jenis Atap genteng metalroof . Rangka atap berbentuk segitiga kaku yang terdiri dari rangka utama atas (topchord), rangka utama bawah (bottom chord), dan rangka pengisi (web), seluruh rangka tersebut disambung dengan menggunakan baut menukik sendiri (self drilling screw) dengan jumlah yang cukup, untuk meletakkan material penutup atap/ genteng, dipasang rangka reng (batten) langsung diatas rangka atap utama dengan jarak yang disesuaikan dengan ukuran genteng. Pekerjaan ini meliputi pengiriman material kelapangan (site), Perangkaian (assembling) dan ereksi (erection) meliputi ;

 

  • Pekerjaan rangka atap (roof truss)
  • pekerjaan reng (batten)
  • pekerjaan jurai dalam (valley gutter).

 

Produsen materail baja ringan harus memberikan sertifikat garansi material selama minimal 10 tahun dan produsen harus menyerahkan soft ware hitungan baja ringan yang dipasang

 

Syarat – syarat dan Peraturan

 

Material rangka atap yang digunakan harus memenuhi spesifikasi yang diuraikan dibawah ini :

 

Material Struktur Rangka atap

 

Properti mekanikal baja (steel mechanical properties):

 

  • Baja mutu tinggi G550 (sertifikat bahan harus dilampirkan)
  • Tegangan leleh minimum (minimum yield strength) : 550Mpa
  • Modulus Elastisitas : 2,1 x105 Mpa
  • Modulus Geser : 8 x 104 Mpa

 

Lapisan pelindung terhadap karat (protective coating)

 

Rangka Batang harus memiliki lapisan tahan karat seng dan alumunium (zincalume) dengan komposisi sebagai berikut :

 

  • 55 % Alumunium(Ai) 43,5 %
  • Seng (Zinc) 1,5 % Silicon(Si)
  • Ketebalan Pelapisan : 100gr/m

 

 

 

 

Geometri Profil rangka atap :

 

  • Rangka Atap
    Profil yang digunakan untuk rangka atap adalah profil lip-channel; C75.100 (tinggi profil 75 mm dan tebal 0,8 mm) berat 1,29 kg/m’
  • Reng TS 40 (batten)

Profil yang digunakan untuk reng adalah profil top hat (U terbalik) dengan spesifikasi tinggi profil 40 mm dan tebal 0,48 mm, berat 0,57 kg/m’, yang pada sisi kana kiri sepanjang profil dilipat kedalam selebar 5mm.

 

Alat Sambung (Screw)

Alat penyambung antar elemen rangka atap yang digunakan untuk fabrikasi dan instalasi adalah baut menukik sendiri (self drilling screw),

Ukuran baut untuk struktur rangka atap adalah type 12-14×20, dengan ketentuan ;

 

  • Diameter ulir : 12 Gauge (5,5mm)
  • Jumlah ulir per inchi : 14 TPI Panjang : 20mm
  • Ukuran kepala baut : 5/16” ( 8 mm hex.Socket)

 

Ukuran baut untuk reng (batten faastener) adalah type 10-16×16, dengan ketentuan;

 

  • Diameter ulir : 10 Gauge (4,87mm)
  • Jumlah ulirper inchi : 16 TPI Panjang : 26mm
  • Ukuran kepala baut : 5/16” ( 8 mmhex. Socket)

 

Pemasangan jumlah baut harus sesuai dengan detail sambungan padagambar kerja, pemasangan baut harus menggunakan alat bor listrik minimum 560 watt dengan kemampuan minimal 2000rpm.

 

Steel strap brace (bracing)

 

Untuk menjaga stabilitas ikatan struktur rangka atap, maka antara rangka utama pada batang utama atas (top cord) dipasang strap bracing (pengaku). Material baja strap bracing harus memiliki minimum tegangan tarik 250 Mpa, dengan ketebalan minimum 1,00mm dan lebar minimum 25mm, serta materialnya dilapisi dengan bahan anti korosi zinc- alumunimu 100gr/m2 untuk mencegah terjadinya karat.

 

 

 

 

 

 

Tata Cara Metode Pelaksanaan dan Pemasangan

 

          Persyaratan Pra Konstrukasi

  • Kontraktor wajib melaksanakan pemaparan produk (penjelasan teknis dan software desain) sesuai dengan rencana kerja dan syarat (RKS), produk yang telah dipaparkan sesuai dengan surat dukungan dan brosur yang dilampirkan pada dokumen tender.
  • Pemaparan produk dilaksanakan dalam rapat koordinasi teknis lapangan sebelum pelaksanaan pemasangan rangka atap baja ringan.
  • Kontraktor bersama pengawas lapangan harus mengadakan pengecekan ring balok yang kemudian diajukan untuk mendapat persetujuan tertulis PPTK sebelum pemasangan rangka atap baja ringa dilaksanakan.
  • Kontraktor wajib menyerahkan gambar kerja yang lengkap, detail dan akurat dalam hal ini meliputi dimensi profil, panjang profil pada setiap segment dan jumlah screw pada setiap titikbuhul.
  • Kontraktor wajib meneliti kebenaran dan tanggung jawab terhadap semua ukuran-ukuran yang tercantum dalam gambar kerja. Pada prinsipnya ukuran pada gambar kerja adalah ukuran jadi/finish.
  • Setiap bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang tertulis disini yang diakibatkan oleh kurang teliti dan kelalaian kontraktor akan ditolak dan harus diganti kewajiban yang sama, juga berlaku untuk ketidakcocokan kesalahan maupun kekurangan lain akibat kontraktor tidak teliti dan cermat dalam koordinasi dengan gambar pelengkap dari arsitek, struktur, mekanikal danelektrikal
  • Perubahan bahan/ detail karena alasan apapun harus diajukan kepada konsultan pengawas dan pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) untuk mendapat persetujuan secara tertulis.

 

Persyaratan Konstruksi

  • Perangkaian rangka batang dilakukan dilapangan sesuai dengan hasil pengukuran terakhir dan sesuai dengan aktual dilapangan.
  • Perangkaian harus memperhatikan bentuk, ukuran dan gambar desain.
  • Permukaan ring balok beton sudah rata dan elevasi sesuaidesain.
  • Dalam proses erection rangka atap, harus memperhatikan support sementara untuk menjaga stabilitas rangka atap setelah dipasang. Support sementara ini tidak boleh dilepas sebelum rangka kuda-kuda dinyatakan cukup kuat oleh tenaga ahli dari pabrik.
  • Jarak antar kuda-kuda, jarak ikatan angin/ bracing maksimum adalah 1,2 m.

 

 

 

 

  • Jika diperlukan pemotongan material maka harus memperhatikan hal- hal berikut:
  • Pekerjaan pemotongan material baja ringan harus menggunakan peralatan yang sesuai, alat potong listrik dan gunting, dan telah ditentukan oleh pabrik.
  • Alat potong harus dalam kondisibaik.
  • Pemotongan material harus mengikuti gambar kerja.
  • Bagian bekas irisan harus benar-benar datar, lurus dan bersih.

 

Persyaratan tenaga pemasang

 

Komponen struktur konstruksi baja ringan harus dikerjakan oleh tenaga kerja pemasang yang terlatih dan bersertifikat serta mampu memahami gambar kerja dan dibuktikan dengan surat ijin memasang dari pabrik. Surat ijin memasang atap baja ringan ini harus disertakan pada saat pemaparan produk.

 

 

 

 

 

 

Semoga Informasinya Bermanfaat ya Mitra Sarana Mandiri Perkasa, jangan Lupa Untuk Kunjungi Artikel Kami lainnya dengan klik disini, terima kasih !

PROTOFOLIO SARANA MANDIRI PERKASA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *