Metode Pelaksanaan Pekerjaan Sanitair - SARANA MANDIRI PERKASA
  • Call / Whatsapp085777383077
  • Email : bisnis@saranakontraktor.com

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Sanitair

Sarana Mandiri Perkasa – “Metode Pelaksanaan Pekerjaan Sanitair” 

PEKERJAAN SANITAIR

 

Tahapan Pelaksanaan

  1. Sebelum pemasangan dimulai, Kontraktor harus meneliti gambar-gambar yang ada dan kondisi dilapangan, termasuk mempelajari bentuk, pola, penempatan, pemasangan sparing-sparing, cara pemasangan dan detail-detail sesuai gambar.
  2. Bila ada kelainan dalam hal ini apapun antara gambar dengan gambar, gambar dengan spesifikasi dan sebagainya, maka Kontraktor harus segera melaporkannya kepada Perencana/Konsultan Management Konstruksi.
  3. Kontraktor tidak dibenarkan memulai pekerjaan disuatu tempat bila ada kelainan/berbedaan ditempat itu sebelum kelainan tersebut diselesaikan.
  4. Selama pelaksanaan harus selalu diadakan pengujian/pemeriksaan untuk kesempurnaan hasil pekerjaan dan fungsinya.
  5. Kontraktor wajib memperbaiki/mengulangi/mengganti bila ada kerusakan yang terjadi selama masa pelaksanaan dan masa garansi, atas biaya Kontraktor, selama kerusakan bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik.

 

Metoda Pekerjaan Closet Duduk

Persiapan

  • Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan sanitair.
  • Approval material yang akan digunakan.
  • Persiapan lahan kerja.
  • Persiapan material kerja, antara lain : monoblock, washtafel, cove light washtafel, kaca cermin, hand drayer, jet washer, tisue holder, hand shower, soap dish, urinoir, penyekat urinoir, floor drain, kran dinding, kichen zink, seal tape, sealant, dll. 
  • Persiapan alat bantu kerja, antara lain : bor, gerinda, waterpass, obeng, kunci pas, gun sealant, dll

 

 

Hal yang perlu diperhatikan dalam memasang kloset/toilet duduk adalah kamar mandi harus telah dipasang keramik dan diisi nad. Saluran air bersih (pipa suplai) dengan ukuran 1/2 inchi yang berada di belakang kloset harus telah disiapkan. Pipa ukuran 4 inchi sebagai saluran pembuangan harus telah dipasang dengan bagian ujung pipa sejajar atau rata dengan lantai keramik.

 

 

 

Tahapan Pelaksanaan

  • Buka cover toilet set dan baca petunjuk, dengan begitu akan diketahui jarak dari dinding belakang kloset ke bagian tengah pipa (jika merek TOTO biasanya 50 cm).
  • Persiapan alat yang diperlukan, antara lain: Bor listrik, gergaji besi, meteran ukur, obeng plus dan obeng minus, Catut atau tang kakaktua, kunci inggris, lem silicon, kunci pipa, kunci 10 dan 12, dynabolt ukuran 10 mm sebanyak 2 buah.
  • Mempersiapkan lubang pembuangan dan pipa  suplai air bersih  sebelum melakukan pemasangan kloset. Sebagaimana pernah dijelaskan di atas.
  • Ukur lubang pengunci bowl (untuk merek American Standard berjarak 14,5 cm), tandai dengan pensil atau sejenisnya, dan lubangi pada sisi kanan dan kiri dengan jarak tersebut dengan membagi dua titik tengah pipa. Kemudian masukkan dynabolt, kencangkan menggunakan kunci

 

 

 

 

PEKERJAAN AREA LUAR

 

  1. Pengelolaan Air Limbah Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
  2. Jenis dan Sumber Air Limbah yang Harus Diolah

Air limbah adalah seluruh air buangan yang berasal dari hasil proses kegiatan sarana pelayanan kesehatan yang meliputi : air limbah domestik (air buangan kamar mandi, dapur, air bekas pencucian pakaian), air limbah klinis ( air limbah yang berasal dari kegiatan klinis rumah sakit, misalnya air bekas cucian luka, cucian darah dll), air limbah laboratorium dan lainnya. Prosentase terbesar dari air limbah adalah limbah domestik sedangkan sisanya adalah limbah yang terkontaminasi oleh infectious agents kultur mikroorganisme, darah, buangan pasien pengidap penyakit infeksi, dan lain-lain. Air limbah yang berasal dari buangan domestik maupun buangan limbah cair klinis umumnya mengandung senyawa pencemar organik yang cukup tinggi dan dapat diolah dengan proses pengolahan secara biologis. Air limbah yang berasal dari laboratorium biasanya banyak mengandung logam berat yang apabila dialirkan ke dalam proses pengolahan secara biologis dapat mengganggu proses pengolahannya., sehingga perlu dilakukan pengolahan awal secara kimia-fisika, selanjutnya air olahannya dialirkan ke instalasi pengolahan air limbah. Jenis air limbah yang ada di fasilitas pelayanan kesehatan dapat dikelompokkan sebagai berikut:

 

  • Air limbah domestic
  • Air limbah klinis
  • Air limbah laboratorium klinik dan kimia
  • Air limbah radioaktif (tidak boleh masuk ke IPAL, harus mengikuti petunjuk dari BATAN)

 

 

Adapun sumber-sumber yang menghasilkan air limbah, antara lain :

1. Unit Pelayanan Medis

  • Rawat Inap
  • Rawat Jalan
  • Rawat Darurat
  • Rawat Intensif
  • Haemodialisa
  • Bedah Sentral
  • Rawat Isolasi


2.  Unit Penunjang Pelayanan Medis

  • Laboratorium
  • Radiologi
  • Farmasi
  • Sterilisasi
  • Kamar Jenasah

 

3. Unit Penunjang Pelayanan Non Medis

  • Logistik
  • Cuci (Laundry)
  • Rekam Medis
  • Fasilitas umum : Masjid / Musholla dan Kantin
  • Kesekretariatan / administrasi
  • Dapur Gizi
  • Dll

Semoga Informasinya Bermanfaat ya Mitra Sarana Mandiri Perkasa, jangan Lupa Untuk Kunjungi Artikel Kami lainnya dengan klik disini, terima kasih !

PROTOFOLIO SARANA MANDIRI PERKASA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *