Metode Pelaksanaan Tanah dan Urugan Konstruksi - SARANA MANDIRI PERKASA
  • Call / Whatsapp085777383077
  • Email : bisnis@saranakontraktor.com

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Tanah dan Urugan

Sarana Mandiri Perkasa – “Metode Pelaksanaan Pekerjaan Tanah dan Urugan” Berikut adalah Metode pelaksanaan pekerjaan tanah dan urugan dalam pelaksanaan proyek.

 

PEKERJAAN TANAH DAN URUGAN

 

  1. Galian Tanah

Persiapan

Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan galian tanah untuk pondasi.

  • Persiapan lahan kerja
  • Persiapan alat bantu kerja, antara lain : theodolith, meteran, waterpass, cangkul, belincong, pengki, benang, selang air, dll

Pengukuran

  • Setelah posisi titik ukur tetap ditentukan, berdasarkan titik tetap tetap tersebut dilakukan pengukuran terhadap titik dan elevasi galian tanah.
  • Tandai hasil pengukuran dengan menggunakan patok kayu yang diberi warna cat.

Tahapan Pelaksanaan Pekerjaan Galian Tanah

Pekerjaan galian tanah dengan menggunakan alat manual cangkul dan belincong, apabila kondisi lahan memungkinkan pekerjaan galian tanah dapat menggunakan alat bantu excavator.

                      

  • Pasang patok dan benang untuk acuan galian.
  • Gali tanah dengan acuan patok dan benang yang telah dipasang.Buang tanah sisa galian pada area yang telah ditentukan dan tidak mengganggu pelaksanaan pekerjaan.
  • Galian tanah untuk pondasi dilakukan sampai kedalaman dan lebar sesuai rencana.
  • Pada setiap periode tertentu kedalaman galian tanah selalu diperiksa dengan menggunakan alat ukur manual atau dengan theodolith.
  • Bila ada genangan air dalam galian maka disediakan pompa drainase secukupnya supaya air dapat segera dipompa ke luar, sehingga tidak mengganggu proses pekerjaan.
  • Saat penggalian tanah sangat memungkinkan ditemukannya lokasi bekas pembuangan sampah, banyak potongan kayu, atau tanah yang berlumpur. Bila hal ini dijumpai, baiknya benda-benda tersebut diangkat.
  • Urugan tanah dilakukan setelah pekerjaan cor beton pondasi selesai dikerjakan dan beton pondasi telah mencapai umurnya.
  • Urugan tanah kembali dengan memanfaatkan tanah bekas galian.
  • Urugan tanah disekitar lubang bekas galian pondasi.
  • Urugan tanah diratakan dan dipadatkan.

 

Ketentuan dan Spesifikasi Teknis

  • Bentuk dan dimensi disesuaikan dengan gambar dan instruksi pengawas lapangan dan direksi.
  • Sebelum Pekerjaan dimulai, harus ditentukan terlebih dahulu profil dan bentuk konstruksi, dengan pengukuran dan pematokan.
  • Tentukan level rencana dan level galian rencana.
  • Galian menggunakan alat gali yang layak pakai.
  • Permukaan tanah dibentuk dan diratakan.
  • Galian tanah yang dimaksud adalah pekerjaan galian tanah untuk pondasi, galian minor pada perataan tanah leveling untuk kavling gedung. Dimensi dan bentuk mengacu pada gambar.
  • Tanah sisa galian dibuang / dipindahkan ke area yang membutuhkan timbunan dan mempunyai rencana elevasi lebih tinggi dari permukaan rencana.
  • asil galian tanah harus sesuai dengan bentuk profil pada gambar kerja.
  • Setelah pekerjaan selesai kontraktor harus melaporkan kondisi tersebut untuk mendapatkan persetujuan.

 

  1. Pekerjaan Urugan Pasir

 

Urugan pasir bawah pondasi umumnya mempunyai ketebalan 5cm s/d 10cm, urungan pasir dikerjakan sebagai alas lantai kerja sehingga tidak bersentuhan langsung dengan tanah asli.

 

Persyaratan Bahan :

  • Pasir untuk urugan adalah pasir urug kualitas baik, yang butirannya tajam dan tidak pecah apabila terkena air .
  • Pasir harus bersih dari bahan organik maupun lumpur, tanah, dan garam.

 

Urutan/Tahapan Pelaksanaan :

  • Lubang galian pondasi yang sudah digali dirapihkan mengikuti dimensi, peil yang sudah ditentukan dalam gambar pelaksanaan.
  • Dasar galian dipadatkan
  • Lubang galian pondasi yang sudah rapih selanjutnya diurug dengan lapisan pasir urug dengan ketebalan sesuai dengan gambar pelaksanaan.

 

Ketentuan dan Spesifikasi Teknis

  • Dilaksanakan pada bagian-bagian : di bawah pasangan pondasi foot plat, batu belah, di bawah lantai , lantai saluran dan bagian bagian lain yang tertera pada gambar dan dokumen kontrak.
  • Lapisan pasir urug harus dipadatkan dengan cara ditimbris / stamper setelah terlebih dahulu disiram air secara merata sehingga urugan pasir tersebut benar-benar padat. Pasir urug yang akan digunakan harus bebas dari berbagai kotoran pengganggu dan sampah organik maupun non organik. Ukuran ketebalan pasir urug yang tercantum pada gambar kerja adalah ukuran padat.

 

  1. Urugan Tanah Kembali

Urugan tanah kembali dilaksanakan setelah pekerjaan pondasi selesai dilaksanakan, dengan terlebih dahulu tanah dibersihkan dari lapisan tanah humus dan lapisan organik, Urugan tanah kembali diperlukan untuk mengisi celah dari pasangan batu kali yang masih terbuka antara galian dan pasangan batu kali.

 

Tahapan Pelaksanaan :

  • permukaan tanah dikasarkan dan dibasahi dengan air agar timbunan mudah monolit dengan tanah dasar.
  • Bahan timbunan diambil dari hasil galian setempat yang dipilih dan disetujui oleh Direksi/Pengawas.
  • Pada saat penimbunan dilaksanakan secara berlapis-lapis didapatkan, tebal lapisan pertama dengan lapisan selanjutnya ± 20 cm dan dipadatkan selapis demi lapis hingga mencapai garis elevasi rencana.
  • Pemadatan dilakukan dengan memakai stamper/Hand Compector.

 

  1. Pekerjaan Lantai Kerja

Lantai kerja  umumnya mempunyai ketebalan 5cm dengan karakteristik mutu beton K175, lantai kerja ini berfungsi sebagai alas / lantai kerja agar besi tulangan pondasi bisa duduk rata / level dan tidak bersentuhan langsung dengan tanah asli.

 

Urutan/Tahapan Pelaksanaan

  • Dasar lubang galian pondasi yang sudah diurug dengan pasir diratakan
  • Bahan semen dan, pasir beton serta peralatan untuk mengaduk seperti concrete mixer serta tenaga kerja disiapkan untuk membuat adukan beton lantai kerja
  • Adukan betondiisi kedalam dasar lubang galian pile cap sesuai dengan peil yang sudah ditentukan dalam gambar pelaksanaan.
  • Adukan beton diratakan menggunakan roskan dengan ketebalan 10cm mengikuti dimensi, peil dasar lubang galian
  • Biarkan adukan mengeras untuk siap dipasang tulangan besi pile cap

 

Semoga Informasinya Bermanfaat ya Mitra Sarana Mandiri Perkasa, jangan Lupa Untuk Kunjungi Artikel Kami lainnya dengan klik disini, terima kasih !

PROTOFOLIO SARANA MANDIRI PERKASA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *